Singgasana Sultan menjadi peninggalan Kerajaan Kutai yang masih dilihat hingga sekarang dan disimpan dalam Museum Mulawarman. Singgasana ini dulunya dipakai oleh Sultan AjimUhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Parikesit dan juga beberapa raja dari Kerajaan Kutai sebelumnya. Pada singgasana Sultan ini juga dilengkapi dengan umbul-umbul, kelambu serta peraduan pengantin Kutai Keraton. Kursi dilapisi busa dengan penutup kain warna kuning. Pada bagian atas sandaran terdapat ukiran berbentuk mahkota. Singgasana Sultan Kutai yang diletakkan di Balairung Keratin, terdiri dari dua buah kursi sebagai tempat duduk Sultan dan Permaisuri dengan alas kaki dan penutup berupa kelambu yang terbuat dari kain beludru berwarna biru di dalamnya berlapis kain satin putih. Pada puncak dihiasi dengan hiasan berbentuk mahkota yang terbuat dari kayu dan dicat warna emas.